7 Tanda Awal Kehamilan yang Wajib Ibu Muda Ketahui

 

Terlambat menstruasi? Mual-mual terus? Badan rasanya lemas? Mungkinkah hamil? Cara paling mudah untuk mengetahui Anda hamil atau tidak, ya, dengan menggunakan alat tes kehamilan (test pack). Namun, sebelum telat haid sebenarnya tubuh sudah mulai menunjukkan tanda-tanda bahwa Anda tengah mengandung. Apa saja ciri-ciri hamil tersebut? Simak di artikel berikut ini!

Tanda awal hamil yang paling umum dialami wanita

Ciri hamil muda yang mungkin dialami dan diketahui oleh sebagian besar wanita ialah jadwal menstruasi yang terlambat. Tapi, ada beberapa wanita yang memang siklus menstruasi tidak teratur. Akibatnya, mereka tidak menyadari bahwa mereka sedang hamil.

Khawatirnya, mereka akan menjalani aktivitas seperti biasa, yang mengganggu kehamilannya. Itulah sebabnya Anda perlu mengetahui ciri ciri hamil sebelum telat haid.

Secara umum, selain terlambat menstruasi, ciri-ciri hamil 1 minggu berikut ini juga bisa terjadi beberapa minggu pertama setelah pembuahan. Apa saja?

  • Payudara bengkak dan sensitif. Tapi, ternyata gejala ini tidak selalu muncul.
  • Mual, baik disertai muntah atau tidak, tepatnya 3 minggu setelah pembuahan. Berbeda dengan namanya, morning sickness, gejala mual dan muntah ini sebetulnya bisa terjadi kapan saja. Gejala morning sickness muncul karena adanya perubahan hormon kehamilan.
  • Sakit pinggang bagian bawah, yang kemungkinan akan berlanjut selama kehamilan. Nyeri ini muncul, terutama, karena penambahan berat badan dan perubahan postur tubuh.

Tetapi, tidak semua ciri-ciri hamil 1 minggu yang telah disebutkan di atas dirasakan oleh ibu hamil. Gejala tersebut pun bisa berbeda-beda keparahannya pada tiap ibu. Sejumlah tanda awal hamil lain yang juga sering dikeluhkan adalah:

  • Sering buang air kecil
  • Kelelahan
  • Sensitif terhadap bau
  • Ngidam atau ingin makan makanan tertentu
  • Terkadang, Anda mungkin merasakan perut kembung dan mengalami sembelit karena perubahan hormon bisa memperlambat sistem pencernaan. Perubahan hormon saat hamil juga dapat memicu sakit kepala.

Pada dasarnya, menentukan ciri hamil muda, terutama minggu ke-1, terbilang agak sulit. Anda dapat memastikannya ke dokter kandungan beberapa minggu kemudian.

Ciri-ciri hamil lain yang juga sering dialami wanita

1. Terlambat menstruasi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa terlambat menstruasi adalah ciri hamil yang paling umum dialami oleh wanita. Saat menstruasi, sel telur yang turun dari indung telur (ovarium) menuju rahim tidak dibuahi. Pada akhirnya, sel telur tersebut luruh bersama dinding rahim dan keluar dari vagina berupa darah haid.

Tetapi, jika sel telur yang turun tersebut dibuahi oleh sperma. Ketika pembuahan berhasil, sel telur akan menempel di dinding rahim dan berkembang menjadi janin hingga bayi dalam waktu 9 bulan.

Bila Anda berhubungan seksual dan terlambat menstruasi selama 5 – 7 hari, bisa jadi proses pembuahan sudah berlangsung. Setelah penempelan sel telur, tubuh Anda akan melepaskan hormon human chorionic gonadotropin (hCG) yang bertugas menjaga kehamilan.

Hormon ini jugalah yang memberi sinyal kepada indung telur untuk berhenti memproduksi sel telur baru ketika Anda hamil. Alhasil, tidak ada sel telur yang luruh dan darah menstruasi tidak keluar.

Namun, telat haid tidak selalu menjadi ciri-ciri hamil, karena bisa pula disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon.

2. Perubahan payudara dan puting

Ciri-ciri orang hamil lain yang umum terjadi adalah payudara dan puting menjadi kencang, bahkan terasa nyeri juga tidak nyaman.

Di beberapa minggu pertama kehamilan, payudara Anda terasa lebih besar, berat, kencang, dan keras dari biasanya. Payudara mungkin pula jadi lebih sensitif dan nyeri, serta menyesakkan. Plus, muncul garis-garis urat pada area di sekitar puting susu. Bagian areola puting juga bisa berubah warna lebih gelap dan makin lebar.

Tanda kehamilan tersebut muncul akibat perubahan hormon kehamilan yang meningkatkan aliran darah menuju area tersebut demi mempersiapkan produksi ASI.

Perubahan payudara biasanya mulai terjadi di usia kehamilan 4 – 6 minggu, sementara perubahan warna puting dan areola mulai sekitar minggu ke-11.

3. Mual dan muntah

Mual-mual menjadi ciri orang hamil yang sering sekali dirasakan wanita. Sekitar 80% wanita hamil mengalami morning sickness di di trimester pertama kehamilannya.

Sebagian wanita hamil akan terus mengalami mual dan muntah sampai trimester kedua, bahkan sampai menjelang persalinan.

Mual dan muntah umumnya baru muncul setelah kehamilan memasuki minggu ke-6. Tapi, tidak menutup kemungkinan wanita dengan usia kehamilan yang lebih muda juga merasakan hal ini. Misalnya saja, minggu ke-1 atau ke-2 atau segera setelah pembuahan terjadi. Morning sickness akan mereda perlahan seiring bertambahnya usia kehamilan Anda.

4. Sensitif terhadap bau-bauan

Kepekaan hidung untuk mencium bau akan meningkat drastis selama kehamilan. Kalau dulu sebelum hamil, Anda tidak terganggu dengan aroma sesuatu, saat hamil Anda mungkin akan lebih sensitif.

Biasanya, gejala ini disertai oleh pusing, mual dan muntah. Ada pula ibu hamil yang malah bad mood setelah mencium bau tertentu. Kondisi ini juga dapat memengaruhi ibu hamil saat ngidam. Selera makan ibu hamil mungkin berubah karena mencium bau makanan tertentu.

5. Flek darah

Lho, bukannya saat hamil tidak ada sel telur yang luruh? Lalu, bercak darah yang keluar ini dari mana? Flek coklat sebagai tanda hamil ini disebut perdarahan implantasi dan berbeda dengan darah yang keluar ketika menstruasi.

Flek coklat sebagai tanda hamil muncul karena embrio yang berhasil menempel membuat dinding rahim terkikis dan mengakibatkan keluarnya bercak darah. Tidak selalu berwarna cokelat, bercak darah yang keluar tersebut bisa berwarna merah muda kekuningan.

Perdarahan implantasi umumnya terjadi dalam 10 – 14 hari setelah pembuahan dan berlangsung selama 1 – 3 hari. Darah hanya akan keluar 1 – 2 tetes, jadi bila flek yang keluar lebih banyak dan berlangsung selama seminggu, segera hubungi dokter.

6. Kram perut

Kram perut adalah ciri-ciri hamil juga terjadi akibat proses penempelan embrio. Karenanya, kram perut sebagai tanda hamil biasanya muncul berbarengan dengan flek darah.

Perbedaan kram perut yang terjadi saat hamil dan menstruasi terletak pada intensitas dan lokasi sakitnya. Kram perut sebagai tanda hamil cenderung tidak terlalu parah dibandingkan kram menstruasi.

Gejala ini bisa muncul segera setelah ovulasi dan mereda dalam hitungan jam. Sementara area perut yang kram terpusat di satu titik saja. Misalnya, kalau Anda merasakan kram di perut kiri, berarti si embrio menempel di dinding rahim sisi kiri.

Berbeda dengan kram perut ketika menstruasi yang berlangsung selama berhari-hari dan terjadi di seluruh area perut.

7. Badan lemas dan gampang lelah

Kalau Anda merasa lelah dan lemas, padahal sebelumnya tidak melakukan aktivitas berat, bisa jadi ini merupakan ciri-ciri hamil. Ibu hamil dapat mengalami kelelahan luar biasa walaupun usia kehamilannya baru 1 minggu.

Gejala ini wajar terjadi, dan kemungkinan besar akan berlangsung sampai menjelang persalinan. Hal tersebut disebabkan oleh peningkatan hormon progesteron secara drastis yang mengubah metabolisme tubuh.

Ditambah lagi, sistem imun Anda otomatis akan dilemahkan oleh tubuh guna menjaga embrio tetap melekat di dinding rahim. Jika tidak dilemahkan, sistem kekebalan tubuh Anda akan menangkap embrio sebagai benda asing yang perlu dibasmi. Dampak dari melemahnya sistem imun ini adalah mudah lelah.

Rasa lelah juga menjadi hal yang lazim dialami pada masa kehamilan karena tubuh ibu akan bekerja lebih keras. Ibu hamil akan memerlukan energi lebih banyak untuk menunjang tumbuh kembang dan kesehatan janin di dalam kandungan. Makanya, ibu hamil sering disarankan untuk banyak beristirahat.

Pastikan ke dokter kandungan

Bila Anda merasakan tanda-tanda kehamilan di atas, sebaiknya segera cek dengan test pack. Tingkat keakuratan alat ini cukup tinggi, yaitu sebesar 97%. Namun, kehamilan baru dapat terdeteksi secara akurat oleh alat setidaknya 10 hari setelah Anda telat haid. Gunakan alat sesuai instruksi pada kemasan untuk hasil yang akurat.

Waktu terbaik untuk memastikan kehamilan lewat test pack adalah pagi hari karena hormon HCG sedang tinggi-tingginya.  Jika hasil test pack menunjukkan Anda positif hamil, buat jadwal untuk periksa kandungan secara rutin dan bicarakan ciri-ciri hamil yang sudah dialami.

Sayangnya, sebagian besar tanda-tanda di atas tidak selalu menunjukkan bahwa Anda tengah hamil. Beberapa diantaranya mungkin merupakan gejala masalah kesehatan tertentu, bahkan ciri-ciri PMS. Namun, tetap saja, bila Anda telat haid dan menyadari tanda-tanda hamil di atas, silahkan cek menggunakan test pack dan pastikan dengan dokter kandungan.