Hindari Berbagai Risiko dengan Mulai Investasi di Obligasi Ritel Indonesia

 

Kamu mungkin sudah berinvestasi di pasar saham, tapi tidak ada salahnya jika kamu mendiversifikasi investasi ke Obligasi Ritel Indonesia (ORI). Pasalnya, jenis investasi ini dapat menghindarkan kamu sebagai pemilik dana, dari berbagai risiko yang mungkin kamu hadapi saat menaruh dana di jenis investasi lainnya.

ORI yang Kebal Terhadap Tiga Risiko

1. Risiko Gagal Bayar

Setiap individu boleh memiliki Obligasi Negara Ritel atau Obligasi Ritel Indonesia yang merupakan surat berharga yang dikeluarkan oleh negara. Ini merupakan instrumen investasi yang ditawarkan oleh pemerintah dalam hal ini lewat Kementerian Keuangan kepada investor individu.

Itu artinya, jaminan pembayaran yang dijanjikan kepada kamu sebagai pemilik dana, dijamin langsung oleh negara atau pemerintah. Maka dari itu, bisa dibilang risiko gagal bayarnya nol persen.

2. Risiko Pasar

Jika dibandingkan dengan tingkat kupon yang diterima fixed rate dengan pergerakan imbal hasil di pasar dalam beberapa waktu kedepan, ORI boleh bisa dibilang sangat aman, lho!

Padahal, saat ini tren bunga investasi sedang rendah. Akan tetapi, berbeda dengan kupon ORI 5,57 persen ini masih sangat menarik.

3. Risiko Likuiditas

Sebutlah ORI 19, yang saat ini merupakan salah satu obligasi yang ditawarkan oleh pemerintah. ORI ini dipastikan sangat mudah diperjualbelikan, terlebih setelah selesai masa holding period.

Jika kamu kemudian menjualnya di secondary market, harganya bisa lebih tinggi dan kamu akan memperoleh keuntungan berlipat. Hal ini dikarenakan adanya capital gain yang investasi kamu semakin cuan.

Agar semakin cuan, berikut beberapa tips sederhana yang bisa kamu gunakan agar investasi obligasi yang kamu lakukan jadi lebih maksimal.

Tips Memaksimalkan Investasi Obligasi

1. Pilih Waktu yang Tepat

Di pasar sekunder, kamu memiliki kesempatan untuk bertransaksi baik menjual maupun membeli obligasi kapanpun kamu mau. Atur sendiri kapan waktu yang tepat untuk  membeli dan kapan harus melepaskan obligasi yang kamu miliki.

Dengan berinvestasi obligasi di pasar sekunder, kamu berpotensi memperoleh keuntungan berupa capital gain. Keuntungan berupa capital gain bisa terus dilipatgandakan apalagi terlebih kamu memiliki perhitungan yang presisi.

Akan tetapi, jika kamu cenderung mencari keuntungan yang stabil, cuku menyimpan obligasi dan dapatkan keuntungan tetap dari kupon (bunga).

2. Ikuti Rate Suku Bunga

Perlu kamu ketahui, fakta harga obligasi yang selalu berbanding terbalik dengan nilai suku bunga dan imbal hasil (yield) obligasi. Harga obligasi biasanya naik dan turun disebabkan berbagai faktor, salah satunya suku bunga.

Oleh sebab itu, kamu perlu menentukan waktu yang tepat saat melakukan transaksi jual beli obligasi di secondary market. Itu karena perubahan suku bunga juga akan mempengaruhi imbal hasil.

3. Pastikan dari penerbit terpercaya

Kamu juga perlu tahu, ada beberapa jenis obligasi yang dikeluarkan oleh negara. Antara lain, obligasi konvensional seperti Obligasi Negara Ritel atau ORI dan obligasi syariah yang biasa dikenal dengan SUKUK.

Dana yang terkumpul dari hasil penjualan ORI ini, akan digunakan untuk pembiayaan proyek infrastruktur atau proyek strategis pemerintah pusat sekaligus demi menutup defisit anggaran tahun berjalan.

4. Investasi Obligasi Via Aplikasi

Bagi kamu yang baru saja akan memulai investasi obligasi, mungkin kamu bingung caranya atau ragu akan keuntungan yang dapat kamu tuai?

Cukup dengan menginstal Aplikasi digibank by DBS, semua aktivitas keuangan bisa kamu atur hanya lewat layar gawai. Tidak terkecuali aktivitas investasi obligasi.

digibank by DBS mengeluarkan produk Investasi SR014, yang menawarkan 4 keuntungan sekaligus, antara lain:

  • Imbalan Tetap

Imbalan tetap yang dapat kamu peroleh senilai 5, 47% per annual yang bisa dicairkan setiap bulan.

  • Mulai 1 Juta Rupiah

Tidak perlu menunggu terlalu lama, hanya dengan uang 1 juta rupiah kamu bisa sudah bisa melakukan pembelian obligasi dan mulai bertransaksi.

  • Bisa Diperjualbelikan

Mulai 11 Juni 2021, kamu sudah bisa melakukan jual beli obligasi di pasar sekunder melalui Aplikasi digibank by DBS.

  • Potensi Keuntungan

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kamu juga akan memperoleh potensi keuntungan dalam bentuk capital gain dari hasil penjualan obligasi di pasar sekunder.

  • Akses Penuh 24/7

Sebagai salah satu pelopor digital bank, kamu tidak perlu datang ke kantor. Semua pelayanan bisa dilakukan secara online melalui aplikasi dimanapun kamu berada dan kapan saja selama 24 jam selama sepekan.

Nikmati segala kemudahan layanan dalam berinvestasi. Belum lagi cash reward yang bisa  kamu peroleh hingga jutaan rupiah dengan membeli SR014 . Sudah siap berinvestasi dalam bentuk obligasi?

Jangan tunda lagi niat baik kamu untuk berinvestasi. Terlebih dengan berinvestasi di Obligasi Ritel Indonesia (ORI), tidak cuma aman tapi juga memberikan keuntungan yang lebih tinggi ketimbang investasi lainnya seperti deposito.