Jangan Disepelekan, 4 Komplikasi Sakit Maag Ternyata Bisa Sebabkan Ini!

Penyakit maag kerap kali dikaitkan dengan kebiasaan sering telat makan. Memang faktanya hal tersebut juga menjadi salah satu pemicu munculnya penyakit tersebut. Namun nyatanya juga tidak hanya itu, mengingat masih banyak diantara faktor penyebab lainnya yang bisa memicu penyakit maag seperti diantaranya adalah merokok, konsumsi alkohol, kafein, minuman bersoda dan sejenisnya. ketika gejala tersebut timbul sebenarnya bisa segera diobati dengan menggunakan obat yang dapat menurunkan kadar asam dalam lambung.

Hanya saja memang tidak dapat dipungkiri juga jika seandainya ada banyak orang yang kerap kali meremehkan penyakit yang satu ini. karena sudah terbiasa maka sering kali menyepelekan gejala-gejala yang timbul. Padahal maag yang tidak segera diobati lama kelamaan akan menjadi maag kronis. Dimana hal ini sudah pasti berbahaya bagi kesehatan tubuh. Adapun berikut ini diantaranya beberapa gejala penyakit maag yang wajib untuk diwaspadai, yaitu:

  1. Muntah, penderita maag kerap kali merasakan mual bahkan juga muntah, memuntahkan makanan yang baru saja di konsumsinya.
  2. Sulit untuk menelan makanan, karena memang area lambung terasa penuh.
  3. Rasa nyeri yang terjadi pada ulu hati.
  4. Penurunan berat badan yang terjadi tanpa sebab.

Jika dibiarkan terlalu lama atau jangka panjang, ternyata gejala sakit maag ini juga dapat memicu beragam komplikasi, berikut ini diantaranya, yaitu:

  1. Penyempitan esofagus, ketika seseorang kerap terkena maag, maka bukan hal yang mustahil jika seandainya hal ini akan membuat struktur esofagus juga akan menyempit, dipicu oleh refluks asam lambung. Hal tersebut lama kelamaan menimbulkan jaringan parut pada area kerongkongan. Sehingga mempersempit saluran yang ada. Gejala yang akan timbul ketika sudah terjadi hal tersebut adalah kesulitan dalam menelan makanan.
  2. Barretts esophagus, asam lambung yang naik secara terus-menerus sampai area esofagus maka akan menyebabkan sel-sel yang terdapat pada area kerongkongan tersebut mengalami mutasi sehingga kemudian terbentuk sel kanker. Hal semacam ini secara otomatis akan berdampak pada penyakit yang semakin berbahaya yaitu penyakit kanker kerongkongan.
  3. Stenosis pilorus, paparan asam lambung yang terjadi pada area pilorus dalam jangka waktu lama, maka akan menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan juga mempersempit pilorus tersebut. berdampak pada makanan yang tidak dapat dicerna dengan baik. Itulah yang membuat penderitanya akan mengalami mual dan juga muntah.
  4. Peritonitis, yaitu paparan dari asam lambung pada area peritoneum, hal ini secara otomatis akan menyebabkan robeknya dinding lambung. Secara otomatis akan membuat asam lambung tersebut keluar hingga ke area peritoneum, menyebabkan terjadinya peradangan di area tersebut.

Itulah beberapa resiko komplikasi yang cukup fatal dan patut untuk Anda waspadai karena penyakit maag yang tidak kunjung diobati. Sebenarnya ketika sudah mulai muncul atau terasa gejalanya, maka Anda bisa segera mengonsumsi obat-obatan yang bisa menetralkan asam lambung tersebut, seperti diantaranya adalah dengan konsumsi antasida.

Namun ada baiknya bagi kita semua untuk menjaga kesehatan, sehingga tidak sampai terserang sakit maag. Karena meskipun sering disepelekan. Namun kenyataannya penyakit yang satu ini kerap kali mengganggu rutinitas sehari-hari. Apalagi bagi Anda kalangan yang sebenarnya memang aktif. Jika sampai terserang penyakit ini, tentunya akan mengurangi produktifitas bukan. Makan tidak enak dan harus mulai pilah-pilih makanan yang dikonsumsi. Sehingga nantinya hal tersebut tidak akan memicu maag kambuh kembali.